Banyuwangi — Institut Agama Islam (IAI) Darul Falah Bondowoso terus memperluas jejaring internasional dengan menjalin kerja sama akademik dan penelitian bersama Universiti Sains Islam Malaysia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang dilaksanakan dalam rangkaian International Conference on Humanities, Education, and Social Sciences (ICHES) V Tahun 2026 di Universitas Islam Ibrahimy (UIMSYA) Banyuwangi.
Penandatanganan LoI ini merupakan bentuk komitmen kedua institusi dalam mengembangkan kolaborasi di bidang akademik dan riset pada forum akademik internasional. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat timbal balik bagi civitas akademika, sekaligus memperkuat jejaring antarperguruan tinggi lintas negara.
Dari pihak IAI Darul Falah Bondowoso, penandatanganan dilakukan oleh Dr. Syaiful Bakri, S.H., M.H., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, yang bertindak untuk dan atas nama Rektor. Sementara dari pihak Universiti Sains Islam Malaysia, dokumen ditandatangani oleh Dr. Hanim Hj. Misbah, Senior Lecturer, yang mewakili Fakultas Ekonomi dan Muamalat Universiti Sains Islam Malaysia.
Dr. Syaiful Bakri menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong internasionalisasi institusi.
“Penandatanganan Letter of Intent ini merupakan pintu awal untuk memperluas kolaborasi akademik dan riset IAI Darul Falah Bondowoso di tingkat internasional. Melalui forum ICHES V 2026, kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut secara konkret dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kerja sama tersebut meliputi penjajakan program pertukaran akademik, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah internasional, serta penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa. Ke depan, kolaborasi ini direncanakan akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Memorandum of Agreement (MoA) yang bersifat mengikat secara hukum. Melalui partisipasi aktif dalam forum ICHES V 2026 di UIMSYA Banyuwangi, IAI Darul Falah Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat riset, serta mendorong internasionalisasi kampus guna mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

